Kamis, 07 Juni 2018

Cerita Klasik Tak Bermakna

Aku ingin bercerita tapi tak tau harus dengan siapa. Aku tak terlalu suka menceritakan tentang aku kepada siapa pun karena ku pikir buat apa? Tak ada solusi yang lebih baik nantinya. Keadaan akan tetap sama.

Biasanya aku selalu menceritakan tentang diri mereka di buku diaryku. Aku punya diary tapi sudah rusak karena ku bawa ke pantai dan basah. Kau mau membelikan aku diary yang baru? Nanti kisah pertamanya tentang kamu.

Aku menceritakan semua tentang mereka di sana tapi mereka selalu bohong dan mengecewakan. Tak apa, aku selalu di ajarkan untuk menerima kekecewaan dari dulu.

Aku sudah terlatih untuk menyembunyikan rasa jadi maaf kalau tak peka. Hanya tak percaya lagi ketika pernah di kecewakan oleh orang yang istimewa.

Aku mau mengajarkan sebuah rahasia, jika kau sakit jangan bilang-bilang nanti kau di bilang alay. Tapi di obati sendiri, jangan manja. Karena yang melukai terkadang tak mau mengobati.

Oh iya, katamu aku ini selalu mengeluh dan itu tidak bagus. Tapi kali ini aku tidak akan mengeluh lagi. Maaf ya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar